Majalengka – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Majalengka Drs. KH. Abdul Muiz, M.Ag mengisi kegiatan Kuliah Subuh Akbar yang digelar di Masjid Al-Imam, Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, unsur Forkopimda, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Ketua FKUB Majalengka mengangkat tema “Kepemimpinan yang Adil”. Disampaikan bahwa kepemimpinan yang adil tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau kewenangan, tetapi juga bagaimana setiap orang mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, salah satu indikator kepemimpinan yang adil adalah mampu “membuat kaSAEan kaSAEean”, yakni memberikan dan menghadirkan kebaikan sesuai dengan profesi, tugas, serta tanggung jawab masing-masing. Setiap individu memiliki ruang untuk berbuat baik, baik sebagai pemimpin, aparatur pemerintahan, pendidik, tokoh masyarakat, maupun sebagai bagian dari masyarakat.“Setiap kita adalah pemimpin. Maka, ukuran kepemimpinan bukan semata-mata seberapa tinggi jabatan yang dimiliki, tetapi seberapa besar kebaikan yang dapat diberikan melalui peran dan profesi masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan Kuliah Subuh Akbar berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta semangat membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Nilai utama yang ditekankan adalah bahwa setiap kebaikan yang dilakukan melalui profesi dan tanggung jawab masing-masing hendaknya diarahkan kepada tujuan yang lebih tinggi, yaitu mencari mardhatillah (keridaan Allah SWT).
Dengan demikian, kepemimpinan yang adil diharapkan tidak hanya terwujud dalam lingkup pemerintahan, tetapi juga dalam kehidupan keluarga, lingkungan kerja, masyarakat, dan berbagai bidang kehidupan lainnya.




Komentar