Majalengka (FKUB) – Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama kembali diteguhkan dalam kegiatan Dialog & Refleksi Lintas Agama yang digelar pada Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini diprakarsai oleh Komunitas Gusdurian Majalengka sebagai ruang silaturahmi serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FKUB Majalengka, Drs. KH. Abdul Muiz, M.Ag, serta Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, DR. H. Heru Hoerudin, M.Ag. Turut hadir pula para tokoh agama, di antaranya Pdt. Sinode dan Pdt. Yayan.
Dalam sambutannya, Drs. KH. Abdul Muiz, M.Ag menegaskan bahwa forum lintas agama memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang sehat dan produktif antarumat beragama. Menurutnya, dialog menjadi sarana penting untuk memperkuat rasa saling percaya serta mencegah potensi konflik di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, DR. H. Heru Hoerudin, M.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan komunitas masyarakat dalam menjaga kerukunan dan memperkuat moderasi beragama di Kabupaten Majalengka.
Dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Para peserta bersama-sama melakukan refleksi atas tantangan kehidupan beragama saat ini, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus merawat persaudaraan lintas iman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sehingga terwujud Majalengka yang rukun, damai, dan harmonis.




Komentar